MACAM MACAM BILANGAN DAN CONTOHNYA
HI!!! Kembali
lagi nih setelah liburan yang Panjang Hehe, Selamat membaaca maaf kalau masih
banyak kekurangan yah guys 😊 ENJOY!
1.BILANGAN
ASLI
Bilangan
asli adalah himpunan bilangan bulat positif yang bukan nol.
Nama lain
dari bilangan ini adalah bilangan hitung atau bilangan yang bernilai positif
(integer positif).
Contoh :
{1, 2, 3,
4, 5, 6, 7, 8, 9, ...}
2.BILANGAN
CACAH
Bilangan
cacah adalah himpunan bilangan asli ditambah dengan nol.
Contoh :
{0, 1, 2,
3, 4, 5, 6, 7, 8, ...}
3.BILANGAN
NEGATIF
Bilangan
negatif
(integer
negatif) adalah bilangan yang lebih kecil/ kurang dari nol. Atau juga bisa
dikatakan bilangan yang letaknya disebelah kiri nol pada garis bilangan.
Contoh :
{-1, -2,
-3, -4, -5, -6, -7, -8, -9, ...}
4.BILANGAN
BULAT
Bilangan
bulat merupakan bilangan yang terdiri dari bilangan asli, bilangan nol dan
bilangan negatif.
Contoh :
{-4, -3,
-2, -1, 0, 1, 2, 3, 4, ...}
5.BILANGAN
PRIMA
Bilangan
prima adalah bilangan asli lebih besar dari 1 yang faktor pembaginya adalah 1
dan bilangan itu sendiri.
Contoh :
{2, 3, 5,
7, 11, 13, 17, 19, 23, 29, ...}
6.BILANGAN
KOMPOSIT
Bilangan
komposit adalah bilangan asli lebih besar dari 1 yang bukan merupakan bilangan
prima. Bilangan komposit dapat dinyatakan sebagai faktorisasi bilangan bulat,
atau hasil perkalian dua bilangan prima atau lebih. Atau bisa juga disebut
bilangan yang mempunyai faktor lebih dari dua.
Contoh :
{4, 6, 8, 9, 10, 12, 14, 15, 16, 18, …}
Contoh :
{4, 6, 8, 9, 10, 12, 14, 15, 16, 18, …}
7.BILANGAN
KOMPLEKS
Bilangan
kompleks adalah
suatu
bilangan yang merupakan penjumlahan antara bilangan real dan bilangan
imajiner atau bilangan yang berbentuk a + bi. Dimana a
dan b adalah bilangan real, dan i adalah bilangan imajiner
tertentu. Bilangan real a disebut juga bagian real dari bilangan
kompleks, dan bilangan real b disebut bagian imajiner. Jika pada
suatu bilangan kompleks, nilai b adalah 0, maka bilangan kompleks
tersebut menjadi sama dengan bilangan real a.
Contoh :
{3 + 2i}
8.BILANGAN
IMAJINER
Bilangan
imajiner adalah bilangan yang mempunyai sifat i2 = −1. Bilangan ini merupakan
bagian dari bilangan kompleks. Secara definisi, bilangan imajiner i ini
diperoleh dari penyelesaian persamaan kuadratik :
x2 + 1 = 0
atau secara ekuivalen
x2 = -1
atau juga sering dituliskan sebagai
x = √-1
atau secara ekuivalen
x2 = -1
atau juga sering dituliskan sebagai
x = √-1
9.BILANGAN
REAL
Bilangan
real atau bilangan riil
menyatakan
bilangan yang dapat dituliskan dalam bentuk decimal, seperti 2,86547… atau
3.328184. Dalam notasi penulisan bahasa Indonesia, bilangan desimal adalah
bilangan yang memiliki angka di belakang koma “,” sedangkan menurut notasi
ilmiah, bilangan desimal adalah bilangan yang memiliki angka di belakang tanda
titik “.”. Bilangan real meliputi bilangan rasional, seperti 42
dan −23/129, dan bilangan irrasional, seperti Ï€ dan √2, dan dapat
direpresentasikan sebagai salah satu titik dalam garis bilangan.
Himpunan
semua bilangan riil dalam matematika dilambangkan dengan R (berasal dari
kata “real”).
10.BILANGAN
IRRASIONAL
Bilangan
irrasional merupakan bilangan real yang tidak bisa dibagi atau lebih tepatnya
hasil baginya tidak pernah berhenti. Sehingga tidak bisa dinyatakan a/b.
Contoh :
Ï€
= 3,141592653358……..
√2
=
1,4142135623……..
e
=
2,71828281284590…….
11.BILANGAN
RASIONAL
Bilangan
rasional adalah bilangan-bilangan yang merupakan rasio (pembagian) dari dua
angka (integer) atau dapat dinyatakan dengan a/b, dimana a
merupakan himpunan bilangan bulat dan b merupakan himpunan bilangan
bulat tetapi tidak sama dengan nol. Bilangan Rasional diberi
lambang Q (berasal dari bahasa Inggris “quotient”).
Contoh :
{½, ⅓, ⅔,
⅛, ⅜, ⅝, ⅞, ...}
Bilangan
pecahan termasuk sekumpulan bilangan rasional. Pecahan desimal adalah
pecahan-pecahan dengan bilangan penyebut 10, 100, dst. { 1/10, 1/100,
1/1000 }, semua bilangan ini dapat ditemukan dalam garis-garis bilangan.
Sebuah
bilangan asli dapat dinyatakan dalam bentuk bilangan rasional. Sebagai contoh
bilangan asli 2 dapat dinyatakan sebagai 12/6 atau 30/15 dan sebagainya.
12.BILANGAN
PECAHAN
Bilangan
pecahan adalah bilangan yang disajikan/ ditampilkan dalam bentuk a/b; dimana a,
b bilangan bulat dan b ≠ 0.
a disebut
pembilang dan b disebut penyebut.
Komentar
Posting Komentar